Arsip · 2026-10-12

I.League meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas penyerangan bus rombongan Elite Pro Academy (EPA) Persib di Rest Area Tol Batang KM 360, Jawa Tengah, pada Minggu (11/10/2026) malam. Insiden itu menyebabkan kaca bus pecah, koper rombongan dijarah, dan seorang personel media Persib dilaporkan mengalami kekerasan fisik, nih.

Nah, dalam pernyataan resminya pada Senin (12/10), operator kompetisi itu menegaskan bahwa seluruh pihak yang bertanggung jawab perlu diidentifikasi dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Sikap itu jadi penegasan bahwa perkara ini nggak cukup cuma disesalkan, tapi harus sampai pada penindakan.

I.League memberi perhatian khusus pada rombongan EPA Persib U-18 yang ikut terdampak dalam perjalanan itu. Menurut operator kompetisi, kekerasan di sekitar pemain muda nggak cuma membahayakan keselamatan fisik, tapi juga dapat memunculkan ketakutan dan trauma psikologis.

Operator kompetisi menekankan bahwa penegakan hukum harus berjalan secara menyeluruh, objektif, dan transparan. Dengan begitu, fakta kejadian dapat terungkap dan setiap pihak yang terbukti bersalah bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya.